Bluetooth Audio Receiver (Tanpa Merek)

Satu produk yang dibeli di Dinomarket.com tiba di rumah Penulis seminggu yang lalu. Bluetoth Audio Receiver adalah suatu perangkat bluetooth yang mungil, seukuran jempol orang dewasa, yang berfungsi sebagai penerus sinyal audio dari suatu perangkat (pemutar audio) ke perangkat lain (amplifier/speaker) melalui media bluetooth, yang artinya kita terbebas dari kabel yang berseliweran. Perangkat bluetooth yang diusung adalah versi 3.0+EDR (Enhanced Data Rate) yang memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan jarak koneksi mencapai 10 meter dan A2DP (Advanced Audio Distribution Profile) mendukung streaming audio dua kanal dua arah sehingga dapat digunakan sebagai perangkat handsfree apabila terkoneksi ke ponsel kita.

Bluetooth Audio Receiver

Perangkat yang satu ini hadir dalam kemasan yang sangat minimalis, sebuah plastik seukuran kartu kredit yang dilengkapi zipper yang di dalamnya terdapat perangkat blutooth seukuran jempol orang dewasa, sebuah jack audio 3,5 mm stereo + mic (jantan-jantan), sebuah kabel micro USB sepanjang 20 cm, dan selembar kertas petunjuk penggunaan dalam bahasa Mandarin dan Inggris. Perangkat bluetooth ini terbuat dari material plastik, namun sangat rapi dan terkesan mewah. Perangkat ini hanya memiliki 1 buah tombol untuk segala kebutuhannya, satu buah lubang jack audio, dan satu buah port micro USB untuk kebutuhan mengecas batere. Jack audio bawaan terbuat dari material metal berwarna silver yang kokoh.

Penggunaan dari perangkat ini sendiri sangatlah sederhana. Yang pertama kali kita lakukan adalah pairing perangkat bluetooth ke gadget pemutar audio, di sini saya menggunakan ponsel, karena ponsel praktis berada di manapun kita berada baik di rumah, di kantor maupun di mobil.

  • Tekan tombol selama 1 detik untuk menghidupkan perangkat. Ditandai dengan lampu biru yang menyala. Apabila tidak ada perangkat yang terkoneksi ke bluetooth audio receiver ini, maka secara otomatis dia akan masuk ke modus pairing yang ditandai dengan lampu biru dan merah menyala secara bergantian.
  • Nyalakan bluetooth pada ponsel.
  • Carilah perangkat bluetooth di sekitar dan pilihlah perangkat dengan nama “BT Receiver“. Apabila Anda dimintai password, masukkan kode 0000.
  • Apabila ponsel Anda sudah terkoneksi ke perangkat bluetooth audio receiver, maka lampu biru akan berkedip setiap dua detik sekali.

Sekali ponsel Anda sudah pairing dengan perangkat ini, maka setiap kali ponsel Anda masuk dalam jangkauan bluetooth-nya dan kedua perangkat dalam posisi menyala (bluetooth audio receiver dan bluetooth pada ponsel) secara otomatis akan terhubung tanpa perlu melakukan pairing lagi. Dengan adanya built-in mic penggunaan perangkat ini lebih diutamakan pada streaming audio dari ponsel. Apabila ada panggilan telepon masuk maka secara otomatis perangkat ini berubah menjadi handsfree dan suara penelepon terpapar melalui speaker di mana perangkat ini terhubung.

Head Unit dengan Aux-In di panel depan.

Saya sendiri menggunakannya pada sistem audio di mobil dan juga perangkat audio di rumah. Cukup mencolokkan perangkat ini pada lubang bertanda “AUX-IN” maka lagu yang dimainkan di ponsel yang terhubung melalui bluetooth akan dikeluarkan melalui speaker pada mobil atau perangkat Hi-Fi di rumah. Akan lebih mudah tentunya apabila lubang Aux-in terpapar di bagian depan Head Unit di mobil Anda sehingga mic pada perangkat bluetooth audio receiver otomatis berada pada posisi yang lebih baik untuk menangkap suara kita saat digunakan sebagai perangkat handsfee. Apabila lubang Aux-In hanya terdapat di bagian belakang head unit, maka Anda perlu bantuan dari teknisi audio untuk menyambungkan kabel ke bagian depan dasbor mobil.

Perangkat yang demikian kecil tentunya membopong baterai yang kecil pula. Disebutkan bahwa baterai mampu bertahan hingga 8 jam pada posisi standby, namun pada saat streaming audio diperkirakan bertahan sekitar 1 jam lebih untuk penggunaan terus menerus. Sekarang charger mobil dengan colokan USB sudah menjadi gadget umum pada setiap mobil, bahkan mobil-mobil terbaru sudah disediakan oleh pabrikan, maka kita dapat membiarkan perangkat bluetooth audio receiver tetap tercolok pada charger dan melepaskannya apabila kita membutuhkan colokan USB tersebut untuk mengisi daya perangkat lain.

Mikrofon yang digunakan disebutkan memiliki teknologi echo cancellation yang artinya dapat menghilangkan efek gema sehingga dapat mengirimkan suara yang jernih kepada penelepon. Hanya saja penulis belum mencoba menanyakan kepada penelepon apakah suara pada saat digunakan sebagai handsfree dapat terdengar dengan jelas. Dapat dibayangkan apabila suara yang diucapkan penelepon dipaparkan oleh speaker dan terekam oleh mikrofon bersama dengan suara yang saya ucapkan dan dikirimkan kembali kepada si penelepon, tentu akan mengganggu komunikasi dua arah. Namun hingga saat ini belum ada keluhan dari penelepon mengenai suara yang tidak jelas sehingga penulis menyimpulkan bahwa echo cancellation pada mic benar-benar bekerja. Sebagai handsfree saya tidak memulu menggunakannya hanya ketika berada di dalam mobil, tetapi saya juga memasang konfigurasi sebagai berikut : earphone ponsel saya colokkan ke perangkat bluetooth audio receiver ini. Kabel earphone saya gulung pendek dan dimasukkan ke saku baju sementara ponsel masuk ke saku celana, dengan demikian kabel earphone tidak terlalu mengganggu aktifitas sementara saya dapat menikmati lagu dan menjawab telepon dengan mudah apabila ada panggilan masuk. Pada saat ada panggilan masuk, perangkat ini akan membacakan nomor penelepon dalam bahasa Inggris dan tombol pada perangkat berfungsi untuk menjawab panggilan. Pada saat mendengarkan musik, tombol berfungsi untuk pause/play musik yang sedang dimainkan. Penulis merasakan bahwa sebuah tombol tunggal pada perangkat sangat praktis dan dapat menyesuaikan diri pada fungsi yang penting pada kondisi tertentu.

Perangkat ini memang dimaksudkan untuk menyajikan audio secara nirkabel. Apabila tersambung ke perangkat speaker, maka pada saat menyalakan perangkat ini akan terdengar “Bluetooth mount“, yang artinya perangkat sudah terpasang pada sistem audio. Kemudian dia akan mencari perangkat nirkabel yang sudah pernah terkoneksi dengannya. Pada posisi standby, jika kita menekan tombol selama 3 detik, maka akan terdengar “Pairing“, yang artinya perangkat berada pada posisi pairing (ditandai dengan lampu merah dan biru menyala bergantian). Apabila kita terus menekan tombol selama 5 detik dari posisi standby maka setelah ucapan “Pairing” akan terdengar “Power Off“.

Tentu banyak perangkat serupa dengan harga dan fitur yang berbeda terdapat di pasaran. Penulis merasa bahwa harga dari produk tanpa merek ini sangat menggiurkan dan desain, fitur serta kemampuan yang diberikan tidaklah murahan. Harga yang nyaman di kantong dipadukan dengan musik dari Spotify, kini saya tidak perlu lagi repot meng-update lagu di mobil sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih asyik. Saya akan mengulas mengenai Spotify di lain waktu.

chienline

Just an ordinary people ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com