December One

Saya melewatkan cerita Staycation 2018. Yah, banyak yang terjadi di tahun 2018 ini. Berbagai kesibukan yang menyenangkan dan menyakitkan tentunya. Hidup ini perlu keseimbangan antara baik dan buruk, senang dan sedih. December One adalah kisah permulaan hidup baru bagi adik saya, namun ini juga menjadi salah satu cerita yang istimewa di tahun 2018 dalam hidup saya.

Meski tak nyaman namun terasa mantap dalam setelan jas.

Resepsi pernikahan sekarang wajib menggunakan Event Organizer (EO) atau khususnya Wedding Organizer (WO), yang bertugas mengatur segala sesuatu agar acara berjalan lancar dalam kurun waktu yang sempit. Capek? Sudah pasti. Dalam waktu yang pas-pasan tersebut kita diwajibkan selesai make-up tepat waktu. Gladi resik dilakukan tepat sebelum acara inti. Keluarga inti juga diberi waktu “makan cepat” sebelum acara dimulai. Semua serba cepat dalam dunia digital sekarang ini. Kalau Anda tidak bisa cepat, maka Anda bukan hanya ketinggalan dalam acara, tetapi Anda merusak keseluruhan acara yang sudah dirancang sedemikian rupa.

Tidaklah mudah bagi Wedding Organizer untuk mengatur keseluruhan itu. Tim WO harus sabar dan siap menghadapi berbagai jenis watak keluarga yang akan mereka temui. Dan mereka juga memiliki “kantong Doraemon” yang siap mengeluarkan segala kebutuhan yang Anda minta dan tidak Anda minta.

Akhirnya keseluruhan acara pernikahan mulai dari pemberkatan hingga pesta berakhir dalam waktu 1 x 24 jam. Berangkat dari Tebing Tinggi, Sumatra Utara pada hari H-1 menuju Jakarta, dan pulang dari Jakarta pada hari H+1, merupakan hari-hari yang melelahkan. Namun bila kita mampu mengatur waktu dan pikiran, dengan memanfaatkan beberapa jam dari 3 hari 2 malam tersebut, kita tetap dapat menikmati masa-masa yang menyenangkan.

POOL! Tak ada yang lebih menyenangkan daripada bermain air bersama anak-anak. Saya senang mengabadikan momen ketika mereka bermain air. Biasanya saya menghabiskan waktu 30-40 menit mengamati mereka melalui lensa kamera. Setelah itu baru saya menemani mereka di dalam air. Kolam renang adalah tempat favorit setiap kali kita mengunjungi sebuah hotel.

Long story short, lelah yang tiada henti sejak persiapan perjalanan menuju kota Jakarta hingga akhir acara, terbayar dengan hidangan sarapan di pagi terakhir dan juga rendaman yang menyegarkan di kolam renang sebelum kita kembali ke rumah. December One, saya melihat banyak perubahan infrastuktur jalan dan bangunan di Jakarta sejak 2003, 15 tahun yang lalu ketika saya pulang dari Jakarta untuk memulai kehidupan saya yang baru di kota kelahiran saya Tebing Tinggi. Momen yang indah untuk kembali ke Jakarta dan berkumpul dengan keluarga besar Ah Kong dalam setelan jas.

chienline

Just an ordinary people ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com